Rabu, 15 Desember 2010

Dasar Perencanaan Sistem Informasi Berbasis Komputer

9.1. Dasar  Perencanaan Sistem Informasi Berbasis Komputer

v Siklus Hidup Sistem
          Kita dapat mendefinisikan siklus hidup system sebagai proses evolusi yang terjadi dalam pengimplementasikan system atau subsisitem informasi berdasarkan computer.Istilah SLC biasanya juga digunakan yaitu SLDC yang merupakan kepanjangan dari system development life cycle(siklus hidup pengembangan system).Ada kesepakatan umum dari para ahli system computer yaitu bahwa siklus hidup sistem adalah deskripsi dari tugas implementasi yang akurat yang harus dilakukan.
v Dasar perencanaan CBIS
Implementasi CBIS atau subsistem utama merupakan aktivitas yang berskala luas yang melibatkan orang dan fasilitas yang banyak,uang dan peralatan dalam jumlah besar dan waktu yang panjang.Proyek CBIS bias membutuhkan sumber  yang banyak seperti pengembangan produk baru atau pembangunan gedung baru.
9.2. Siklus Hidup Sistem
-       Fase Perencanaan
-       Fase Analisis dan Disain
-       Fase Implementasi
-       Fase Operasi

·        Fase Perencanaan
Menunjukan setiap langkah yang harus dilakukan dan mengidentifikasi tanggung jawab manajer  dan spesialis informasi dalam hal ini adalah analis system.

·        Fase Analisis dan Disain
Bila perencanaan telah dilakukan dan mekanisme pengontrolan telah ditetapkan lalu dilanjutkan ke fase analisis dan disain. Face inin untuk menganalisa setiap proyek yang kita buat.



·        Fase Implementasi
Pada point ini,desain ha darnya berada pada kertas.Ia merupakan model dari system yang direncanakan.Sekarang perlu mengubah model tersebut menjadi system fisik.Implementasi adalah akuisisi dan integrasi dari sumber fisik yan g menghasilkan system yang bekerja.
·        Fase Operasi
Segera sesudah operasi penggantian yaitu jika system baru sudah terpasang maka dilakukanlah postimplementation review(tinjauan post implementasi untuk mengevaluasi sejauh mana system tersebut memenuhi criteria penampilan.Secara ideal tinjauan ini sebaiknya dilakukan oleh pihak ketiga misalnya auditor EDP atau konsultan.

9.3. Prototyping
Prototip memberikan ide kepada pembangun dan calon pemakai mengenai system dalam bentuk lengkapnya nanti akan berfungsi.Proses prototip disebut prototyping dan dalam hal ini paling cocok diterapkan untuk situasi dimana pemakai tidak mengetahui sepenuhnya mengenai apa yang ia inginkan.




Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

8.1 Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

·        Pentingnya pengendalian Sistem Informasi.

Yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan manajer system informasi untuk meyakinkan bahwa pengendalian-pengendalian di dalam system teknologi informasi masih tetap dilakukan dan masih efektif dalam mencegah ancaman dan gangguan terhadap system informasi.

8.2 Tugas pengendalian dalam Sistem Informasi yang terdiri dari :

A.    Proses menjamin bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efesien.
B.  Berorientasi pada transaksi.
C.  Dilakukan berulangkali (amat sistematis).
D.  Ada hubungan sebab akibat (lebih ilmiah).

Ø Kontrol Proses Pengembangan

Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :
·      Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS.
·      Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
·      Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
·      Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
·      Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima,
·      Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
·      Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.




Ø Kontrol Desain Sistem

Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
·      Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi terdiri atas ;
·      Permulaan dokumen sumber
·      Kewenangan
·      Pembuatan input computer
·      Penanganan kesalahan
·      Penyimpanan dokumen sumber
·      Entri Transaksi (Transaction Entry)
Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
·      Entri data
·      Verifikasi data
·      Penanganan kesalahan
·      Penyeimbangan batch
·      Komunikasi Data (Data Communication)
Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
·      Kontrol pengiriman pesan
·      Kontrol saluran (channel) komunikasi
·      Kontrol penerimaan pesan
·      Rencana pengamanan datacom secara menyeluruh
·      Pemrosesan Komputer (Computer Processing)
Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
·      Penanganan data
·      Penanganan kesalahan
·      Database dan perpustakaan software


Ø Kontrol Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :
1. Struktur organisasional
2. Kontrol perpustakaan
3. Pemeliharaan peralatan
4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
5. Perencanaan disaster, meliputi area :
·      Rencana keadaan darurat (emergency plan)
·      Rencana back-up (backup plan)
·      Rencana record penting (vital record plan)
·      Rencana recovery (recovery plan)

Ø Metode Mendapatkan Dan Memelihara Kontrol
Manajemen dapat melakukan kontrol dengan tiga cara, yaitu :
·      Manajemen dapat melakukan kontrol langsung, yaitu mengevaluasi kemajuan dan penampilan, dan menentukan tindakan koreksi apa yang harus dilakukan.
·      Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
·      Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenan dengan proyeknya melalui pihak ketiga.

Komunikasi Data

7.1. Komunikasi Data

Komunikasi data adalah pergerakan data dan informasi yang dikodekan dari satu titik ke titik lain melalui peralatan listrik atau elektromagnetik.

7.2. Model Komunikasi Dasar

Bentuk komunikasi yang paling umum adalah ketika seorang bicara dengan orang lain.Dua elemen yang paling penting adalah sender(pengirim) dan receive(penerima).Ketika seseorang berbicara dengan orang lain,pengirim menggunakan pikiran dan suaranya sebagai coder untuk mengatakan komunikasi atau pesan dalam bentuk yang dapat ditransmisikan.Pesan tersebut harus melewati beberapa jenis pathway(jalan) atau channel(saluran) untuk  mencapai penerima.Telinga dan otak berfungsi sebagai decorder.

7.3. Komunikasi Data pada Komputer

Model komunikasi dasar dapat berfungsi sebagai dasar untuk diagam yang menunjukkan bagaimana data di komunikasikan oleh computer.Komunikasi data adalah perpindahan data dan informasi yang terkode dari satu point ke point lain dengan menggunakan peralatan elektrik,kabel fiber optic.Istilah lain yang digunakan adalah teleprocessing,telecom dan datacom.

7.4. Peralatan Komunikasi Data

Peralatan komunikasi ada 2, yaitu :
a.     Cluster control unit (unit pengontrol cluster) dimasukan ke jaringan bila jaringan tersebut mempunyai terminal yang banyak dalam satu lokasi seperti pada bagian accounting.
b.     Multiplexer memungkingkan channel untuk menangkap lebih dari satu pesan pada sekali waktu.

7.5. Software Komunikasi Data

Software member kemampuan kepada semua unit hardware datacom untuk bekerja sebagai sebuah sistem.Software dapat berada di segala point dalam jaringan tapi sebagian besar ditempatkan dalam host dan front-end processor.Selebihnya ditempatkan dalam unit  pengontrolan cluster dan terminal intelligent.Software tersebut mempunyai nama yang berbeda-beda tergantung tempatnya.

7.6. Manajer Jaringan

Manajer jaringan bertanggung jawab untuk merencanakan,mengimplementasikan dan mengontrol jaringan datacom perusahaan.Spesialis tersebut dapat meliputi analis jaringan yang menjalankan fungsi yang sama dengan analis sistem,analis software yang memprogram dan memelihara software datacom.Pada beberapa perusahaan,orang-orang tersebut dikenal sebagai manajer LAN.

7.7. Peranan Komunikasi Data dalam pemecahan masalah
    Ada 2 peran dalam pemcahan masalah komunikasi data, yaitu perseorangan dan organisasional.


Hirarki Data

6.1.  Hirarki Data

Berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek.  
1. basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record.
2. berkas/file, merupakan sekumpulan rekaman data yang berkaitan denngan suatu objek.
3. record , merupakan sekumpulan field / atribut / data item yang saling berhubungan terhadap obyek tertentu
- fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap.
- Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah : end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record)

6.2.  Penyimpanan Sekunder
·        SASD (Penyimpanan berurutan)

Adalah media penyimpanan untuk mengisikan catatan yang diatur dalam susunan tertentu.Catatan pertama harus diproses pertama kali,catatan kedua diproses pada urutan yang kedua dan seterusnya sampaifile tersebut penuh.

·        DASD (Penyimpanan akses langsung)

Jenis utama lain dari penyimpanan sekunder adalah akses langsung.Peralatan penyimpanan akses langsung yang disebut DASD memungkinkan mekanisme baca/tulis dapat diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urut.
6.3.  Pemrosesan Data
·        Pemrosesan Batch

Pemrosesan batch telah digunakan lebih lama daripada online.Tujuan sari sistem ini adalah untuk memperbaharui file master yaitu Inventory,Sales Analysis.Perusahaan biasanya memperbaharui batch filenya setiap hari yang disebut daily cycle.
·        Pemrosesan Online

Pemrosesan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan zaman.Terobosan teknologi yang menyebabkan munculnya pemrosesan online adalah penyimpanan disk.

·        Sistem Real Time

Sistem yang mengontrol sistem fisik disebut real-time system yaitu transaksi dilakukan dalam real time selagi transaksi terjadi.Sistem real-time adalah jenis khusus dari sistem online.
6.4.  Database
-       Era permulaan database

Spesialis informasi mencari cara untuk mengatasi masalah organisasi fisik ini dan usahanya membuahkan hasil yang dikenal dengan organisasi logic.Organisasi logic memadukan data dari berbagai lokasi fisik yang berlainan.Organisasi fisik adalah cara computer mellihat data sebagai file yang terpisah.

-       Konsep database

Database adalah kumpulan data computer terpadu yang disusun dan disimpan dalam suatu cara sehingga ia mudah dipanggil.Hirarki datanya :
Database
          File
                   Record
                             Elemen data
Integrasi logis dari record-record dalam banyak file disebut konsep database.


-       Struktur database

-       Keunggulan dan kelemahan database dan DBMS

·        Keunggulan DBMS
perusahaan dan pemakai perorangan tertarik dengan DBMS karena ia memberikan kemampuan pada mereka untuk :
a.     Mengurangi kelebihan data
b.     Memadukan data dari beberapa file
c.      Memanggil data dan informasi secara cepat
d.     Meningkatkan keamanan

·        Kelemahan DBMS
Keputusan untuk menggunakan DBMS mengharuskan perusahaan atau pemakai untuk :
a.     Mendapatkan software yang mahal
b.     mendapatkan konfigurasi hardware yang besar
c.      mempekerjakan dan menggaji staff DBA

6.5. Peranan Database dan DBMS dalam Memecahkan    Masalah

Database yang memberikan data yang relevan,akurat,tepat waktu dan lengkap akan menjadi sumber yang paling penting bagi manajer.DBMS digunakan untuk menciptakan data base,memelihara isinya,membuat isinya dapat digunakan oleh manajer dan mengamankan sumber data dari penyalahgunaan dan kerusakan.

Pengenalan Arsitektur Komputer

15.1  Pengenalan Arsitektur Komputer

Arsitektur komputer meliputi spesifikasi sekumpulan instruksi dan unit
hardware yang melaksanakan instruksi.disini dibahas pula
banyak aspek pemrograman dan komponen software dalam sistem komputer.
Sangatlah penting mempertimbangkan aspek hardware dan software pada desain
berbagai komponen komputer guna mencapai pemahaman yang baik pada suatu
sistem komputer.

Ø  Peralatan Input
Adalah alat yang digunakan untuk menerima input.Alat input dapat berupa signal  (energy yang akan digunakan untuk di olah oleh system) atau maintenance input(energy yang akan digunakan untuk megolah signel input.
Alat input terdiri atas :
1.      Alat input langsung :
a.       VDT  (visual display terminal) : monitor
b.      Pointing Device : mouse,touch screen,lightpen
c.       Keyboard
d.      Scanner
e.       Sensor : digitizing camera
f.       Voice Recognizer
2.      Alat input tidak langsung :
a.       Key to card
b.      Key to tape
c.       Key to disk

Ø  P E N Y I M P A N A N S E K U N D E R

Memori semikonduktor yang dibahas dalam bagian sebelumnya tidak
dapat digunakan untuk menyediakan semua kemampuan penyimpanan yang
diperlukan dalam komputer. Batasan utamanya adalah biaya per bit informasi
yang tersimpan. Persyaratan penyimpanan besar kebanyakan sistem komputer
secara ekonomis direalisasikan dalam bentuk disk magnetik, disk optik, dan
tape magnetik, yang biasanya disebut sebagai perangkat penyimpanan
sekunder.adapun penyimpanan sekunder yaitu :
a.  Hard disk
b.  FLOPPY DISK
c. PERTIMBANGAN DISK KOMODITAS
d. DISK OPTIK
e. sistem tape magnetik

Ø  Peralatan output
Alat yang digunakan untuk mengirim data yang telah diproses ke dunia luar.
Contohnya :
a.       Hard copy device : printer.plotter,computer output to microfilm
b.      Softcopy device : Video Display,Speaker
c.       Drive device : disk drive dan tape drive

15.2  Software
Komputer hanya merespon kepada Mechine language(bahasa mesin) yaitu rangkaian angka nol dan satu yang digunakan computer untuk menampilkan data dan instruksi.

Ø  Sistem Operasi

Jenis software yang paling penting adalah system operasi.Sistem operasi terdiri dari 3:
           a. sistem operasi
b. penerjemah bahasa
c. program utility

Ø  Aplikasi

jenis dasar kedua dari software tertulis adalah software aplikasi yang memproses data perusahaan.Tiga kategori dasar telah muncul,yaitu paket accounting,paket industry,dan paket penunjang keputusan.

15.3  Peranan Peralatan Input dan Output Serta Software dalam Pemecahan  Masalah

Ø  Peranan software input dan output dalam pemecahan masalah

Peralatan input seperti MICR dan OCR memberikan cara untuk memasukan data ke dalam database baik ketika terjadi trransaksi atau tak lama kemudian.Olek karenanya database menjadi representasi konsep yang up-to-date dari system fisik perusahaan.Namun demikian,terdapat kenyataan bahwa kebanyakan output yang dihasilkan oleh computer digunakan untuk mencukupi kebutuhan pemrosesan data bukan untuk kebutuhan pendukung pembuatan keputusan.

Ø  Peranan software aplikasi dalm pemecahan masalah

Sistem ini memainkan peranan tidak langsung dengan menciptakan dan mengolah database penting yaitu bahan mentah yang kebanyakan digunakan sebagai informasi untuk pemecahan masalah.