Minggu, 20 November 2011

kegiatan bisnis

Pendahuluan :

Anggaran adalah ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Salah satu jenis yang paling umum dan penting dari anggaran adalah anggaran kas. Anggaran kas memperlihatkan perkiraan arus masuk dan keluar kas.Laporan kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran, serta menunjukkan pula penyimpangan atau perbedaan di antara kedua jumlah tersebut.

Implikasi Perilaku dari Laporan Manajerial

Pengukuran mempengaruhi perilaku, hal ini dapat berarti baik atau buruk. Tergantung pada sifat dasar hubungan antara perilaku yang diukur dengan tujuan umum perusahaan anggaran seringkali dapat menimbulkan perilaku disfungsional.
Sebagai contoh, apabila suatu anggaran tidak memperhitungkan semua dana yang butuhkan untuk membeli perlengkapan yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan kinerja, maka manajer akan mencoba untuk menyewa perlengkapan tersebut.

(a). Kegiatan Bisnis Dan Kebutuhan Informasi
1. The revenue cycle: siklus pendapatan mencakup kegiatan penjualan dan penerimaan dalam bentuk uang tunai.
2. The expenditure cycle: siklus pengeluaran mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran dalam bentuk uang tunai.
3. The human resources/payroll cycle: siklus penggajian sumber daya manusia mencakup kegiatan emngontrak dan menggaji pegawai.
4. The production cycle: siklus produksi mencakup kegiatan mengubah bahan mentah dan buruh menjadi produk jadi.
5. The financing cycle: siklus keuangan mencakup kegiatan untuk mendapatkan dana dari investor dan kreditor dan membayar mereka kembali

(b). Pemrosesan Transaksi : Dokumen Dan Prosedur

Siklus pemrosesan data terdiri dari 4 langkah :
1. Data input
2. Data storage
3. Data processing
4. Information Output

Data Processing (3)
• Batch processing : proses pembaruan secara perodik atas data yang disimpan tentang sumber daya dan pelaku yang terlibat.
• On-line, real-time processing : proses pembaruan yang dilakukan secara langsung setelah terjadinya transaksi.
• An entity : sesuatu yang disimpan informasinya. Setiap entitas memiliki atribut atau karakteristik khusus yang harus disimpan.

Penyimpanan Data
Setelah data transaksi diperoleh dari dokumen sumber, langkah berikutnya adalah mencatatnya di jurnal :
• Journal entry : dibuat untuk setiap transaksi yang menunjukkan rekening dan jumlah yang harus di debet atau di kredit.
• Jurnal umum akan mencatat transaksi infrequent dan non routine.
• Jurnal tertentu menyederhanakan proses pencatatan transaksi dalam jumlah besar dan berulang

Ada 4 jenis transaksi secara umum :
1. Credit sales,
2. Cash receipts,
3. Purchases on account, dan
4. Cash disbursements

(c). Menyediakan Informasi Untuk Pengambilan Keputusan

Fungsi kedua SIA adalah menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan bagi manajemen.
Informasi yang disediakan SIA terbagi dalam dua kategori yaitu :
1. Laporan Keuangan
• Menyiapkan neraca saldo, Membuat menyesuaikan entri.
• Siapkan neraca saldo disesuaikan, Menghasilkan laba rugi perusahaan.
• Membuat entri penutupan, Menghasilkan neraca.
• Siapkan laporan arus kas.

2. Laporan manajerial

SIA suatu organisasi harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja organisasi.
Terdapat dua jenis laporan manajerial yang penting yaitu :
1. Budget (laporan anggaran)
2. Performance reports (laporan kinerja)

(d). Pertimbangan-Pertimbangan Pengendalian Internal
Fungsi ketiga SIA adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai untuk mencapai tiga tujuan dasar berikut :

1. Memastikan bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem dapat diandalkan.
2. Memastikan bahwa aktivitas bisnis dilaksanakan dengan efisien dan sesuai dengan tujuan manajemen, serta tidak melanggar kebijakan pemerintah yang berlaku.
3. Menjaga aset-aset organisasi, termasuk data

Dua metode penting :
1. menyediakan dokumentasi yang memadai atas seluruh aktivitas bisnis,
2. memastikan pemisahan tugas yang efektif.

Dokumentasi Yang Memadai (1)
Dokumentasi yang memadai atas semua transaksi bisnis adalah kunci akuntabilitas. Dokumentasi memungkinkan para manajer memverifikasi bahwa tanggung jawab yang diberikan telah dilakukan dengan benar.

Pemisahan Tugas (2)
Pemisahan tugas berkenaan dengan pembagian tanggung jawab ke beberapa pegawai atas bagian-bagian dari sebuah transaksi.

KESIMPULAN :

SIA memainkan tiga peran penting dalam organisasi yaitu :
1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas bisnis organisasi.
2. Memproses data untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para manajer untuk pengambilan keputusan.
3. Melibatkan prosedur pengendalian internal yang memadai untuk memastikan keandalan informasi yang dihasilkan dan untuk menjaga aset-aset organisasi.

Sumber :
• http://google.co.id
• http://id.wikipedia.org/
• http://sisteminformasiakuntansi.net/
• Romney, Marshall B., 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 9, Buku 1, salemba Empat, Jakarta
Pendahuluan :

Anggaran adalah ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Salah satu jenis yang paling umum dan penting dari anggaran adalah anggaran kas. Anggaran kas memperlihatkan perkiraan arus masuk dan keluar kas.Laporan kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran, serta menunjukkan pula penyimpangan atau perbedaan di antara kedua jumlah tersebut.

Implikasi Perilaku dari Laporan Manajerial

Pengukuran mempengaruhi perilaku, hal ini dapat berarti baik atau buruk. Tergantung pada sifat dasar hubungan antara perilaku yang diukur dengan tujuan umum perusahaan anggaran seringkali dapat menimbulkan perilaku disfungsional.
Sebagai contoh, apabila suatu anggaran tidak memperhitungkan semua dana yang butuhkan untuk membeli perlengkapan yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan kinerja, maka manajer akan mencoba untuk menyewa perlengkapan tersebut.

(a). Kegiatan Bisnis Dan Kebutuhan Informasi
1. The revenue cycle: siklus pendapatan mencakup kegiatan penjualan dan penerimaan dalam bentuk uang tunai.
2. The expenditure cycle: siklus pengeluaran mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran dalam bentuk uang tunai.
3. The human resources/payroll cycle: siklus penggajian sumber daya manusia mencakup kegiatan emngontrak dan menggaji pegawai.
4. The production cycle: siklus produksi mencakup kegiatan mengubah bahan mentah dan buruh menjadi produk jadi.
5. The financing cycle: siklus keuangan mencakup kegiatan untuk mendapatkan dana dari investor dan kreditor dan membayar mereka kembali

(b). Pemrosesan Transaksi : Dokumen Dan Prosedur

Siklus pemrosesan data terdiri dari 4 langkah :
1. Data input
2. Data storage
3. Data processing
4. Information Output

Data Processing (3)
• Batch processing : proses pembaruan secara perodik atas data yang disimpan tentang sumber daya dan pelaku yang terlibat.
• On-line, real-time processing : proses pembaruan yang dilakukan secara langsung setelah terjadinya transaksi.
• An entity : sesuatu yang disimpan informasinya. Setiap entitas memiliki atribut atau karakteristik khusus yang harus disimpan.

Penyimpanan Data
Setelah data transaksi diperoleh dari dokumen sumber, langkah berikutnya adalah mencatatnya di jurnal :
• Journal entry : dibuat untuk setiap transaksi yang menunjukkan rekening dan jumlah yang harus di debet atau di kredit.
• Jurnal umum akan mencatat transaksi infrequent dan non routine.
• Jurnal tertentu menyederhanakan proses pencatatan transaksi dalam jumlah besar dan berulang

Ada 4 jenis transaksi secara umum :
1. Credit sales,
2. Cash receipts,
3. Purchases on account, dan
4. Cash disbursements

(c). Menyediakan Informasi Untuk Pengambilan Keputusan

Fungsi kedua SIA adalah menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan bagi manajemen.
Informasi yang disediakan SIA terbagi dalam dua kategori yaitu :
1. Laporan Keuangan
• Menyiapkan neraca saldo, Membuat menyesuaikan entri.
• Siapkan neraca saldo disesuaikan, Menghasilkan laba rugi perusahaan.
• Membuat entri penutupan, Menghasilkan neraca.
• Siapkan laporan arus kas.

2. Laporan manajerial

SIA suatu organisasi harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja organisasi.
Terdapat dua jenis laporan manajerial yang penting yaitu :
1. Budget (laporan anggaran)
2. Performance reports (laporan kinerja)

(d). Pertimbangan-Pertimbangan Pengendalian Internal
Fungsi ketiga SIA adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai untuk mencapai tiga tujuan dasar berikut :

1. Memastikan bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem dapat diandalkan.
2. Memastikan bahwa aktivitas bisnis dilaksanakan dengan efisien dan sesuai dengan tujuan manajemen, serta tidak melanggar kebijakan pemerintah yang berlaku.
3. Menjaga aset-aset organisasi, termasuk data

Dua metode penting :
1. menyediakan dokumentasi yang memadai atas seluruh aktivitas bisnis,
2. memastikan pemisahan tugas yang efektif.

Dokumentasi Yang Memadai (1)
Dokumentasi yang memadai atas semua transaksi bisnis adalah kunci akuntabilitas. Dokumentasi memungkinkan para manajer memverifikasi bahwa tanggung jawab yang diberikan telah dilakukan dengan benar.

Pemisahan Tugas (2)
Pemisahan tugas berkenaan dengan pembagian tanggung jawab ke beberapa pegawai atas bagian-bagian dari sebuah transaksi.

KESIMPULAN :

SIA memainkan tiga peran penting dalam organisasi yaitu :
1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas bisnis organisasi.
2. Memproses data untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para manajer untuk pengambilan keputusan.
3. Melibatkan prosedur pengendalian internal yang memadai untuk memastikan keandalan informasi yang dihasilkan dan untuk menjaga aset-aset organisasi.

Sumber :
• http://google.co.id
• http://id.wikipedia.org/
• http://sisteminformasiakuntansi.net/
• Romney, Marshall B., 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 9, Buku 1, salemba Empat, Jakarta

model e-business

Pendahuluan :

E-Business atau E-Bisnis dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut e-dagang (perdagangan elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal ini, e-dagang lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet (e-pemasaran). Sebagai bagian dari e-bisnis, e-dagang lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-dagang mempunyai goal untuk menambah pendapatan dari perusahaan

Sementara itu, e-bisnis berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

Model-model E-business
Terdapat dua model E-business, yaitu :

1. B2C (Business to Consumers)

Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. Business to consumers atau business to costumer menggambarkan kegiatan bisnis melayani konsumen dengan produk atau jasa. Misalkan orang membeli sepasang sepatu dari pengecer. Transaksi yang mengarah ke sepatu agar tersedia untuk pembeli, yaitu pembelian kulit, tali, karet, dll serta penjualan sepatu dari pembuat sepatu ke pengecer akan dianggap transaksi B2C.

Karakteristik B2C :
- Antara organisasi dengan perorangan
- Nilai uang yang dilibatkan lebih kecil
- Transaksi tidak sering terjadi
- Relatif sederhana

2. B2B (Business to Business)

Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi). menggambarkan transaksi perdagangan antara perusahaan, seperti antara manfaktur dan grosir, atau antara grosir dan pengecer. Volume transaksi B2B jauh lebih tinggi dibandingkan volume transaksi B2C. Alasan utamanya karena dalam rantai pasokan (Supply chain) ada banyak transaksi B2B yang mencakup bahan baku dan penjualan produk jadi ke konsumen. Sebagai contoh, sebuah produsen mobil membuat beberapa transaksi B2B seperti membeli ban, kaca untuk kaca jendela, dan selang karet untuk kendaraan. Transaksi terakhir adalah saat kendaraan jadi yang dijual kepada konsumen yang merupakan transaksi (B2C) tunggal.

Karakteristik B2B :
- Antar organisasi
- Nilai uang yang dilibatkan lebih besar
- Hubungan yang kuat dan berkelanjutan
- Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan
- Lebih kompleks

3. B2G (Business to Government)

Interaksi terjadi antara organisasi dengan pemerintah. B2G memiliki karakteristik yang sama dengan B2B sehingga B2G dapat dikelompokkan kedalam B2B. B2G adalah turunan dari B2B yang sering disebut sebagai public sector marketing atau pemasaran sektor publik yang mencakup pemasaran produk dan jasa untuk berbagai tingkat pemerintahan, negara bagian dan lokal melalui integrated marketing communication atau komunikasi pemasaran terpadu seperti strategic public relation, advertising, dan komunikasi berbasis web.

4. B2E (Business to Education)

Interaksi yang terjadi antara organisasi dengan pendidikan. Sama halnya dengan B2G, B2E juga memiliki karakteristik yang sama dengan B2B.
Pengaruh-pengaruh E-Business atas proses Bisnis
Electronic Data Interchange (EDI): adalah protokol Standar, ada sejak era tahun 1970, untuk secara elektronik mentransfer (mengirimkan) informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis.
EDI:
• Meningkatkan tingkat akurasi
• Mengurangi biaya


Faktor-faktor keberhasilan E-Business
Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu :
• Validitas, Integritas, dan Privasi

kesimpulan :
Bahwa e-bussiness merupakan suatu perdagangan/bisnis melalui media internet agar memudahkan konsumen untuk mencari informasi tentang bisnis atau dagang dan juga dapat menjadi media pertukaran bisnis antar satu perusahaan yang satu dengan yang lain.

Sumber :
wikipedia.org,staff.gunadarma.ac.id, budikolonjono.blogspot.com,www.google.co.id

proses database

Pendahuluan :
Pembuatan model data (data modeling) adalah proses menyusun database, agar database tersebut benar-benar mewakili seluruh aspek organisasi, termasuk interaksi organisasi dengan lingkungan eksternal. Dua alat penting yang dapat di pergunakan oleh akuntan untuk memungkinkan keterlibatan dalam pembuatan model data adalah diagram E-R dan model data REA.

Adapun proses perancangan database :
1. Perencanaan : untuk menetapkan kebutuhan dan kelayakan pengembangan sistem baru
2. Analisis Persyaratan (Requirement Analysis) : identifikasi kebutuhan informasi para pemakai, menetapkan lingkup sistem baru yang diajukan, serta mengajukan informasi yang berkaitan dengan jumlah pemakai dan volume transaksi
3. Desain : pengembangan berbagai skema berbeda untuk sistem yang baru
4. Pengkodean (Coding) : Penerjemahan skema tingkat internal ke struktur data base sesungguhnya, yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang baru tersebut
5. Implementasi : seluruh aktivitas yang berhubungan dengan mentransfer data dari sistem sebelumnya ke data base SIA yang baru, menguji sistem yang baru, dan melatih para pegawai mengenai cara penggunaannya.
6. Operasional dan pemeliharaan

Kesimpulan :
Jadi kita harus merencanakan bagaimana proses dan seperti apa database yang akan kita dibuat nanti agar database tersebut dapat terstruktur dengan baik.
Referensi :: www.google.co.id

sistem informasi akutansi

Pendahuluan :

Sistem informasi akutansi merupakan struktur yang bertujuan memodifikasi data-data perusahaan menjadi suatu informasi yang berguna bagi perusahaan.

a). pengertian SIA

Sia terdiri dari 3 kata yaitu :

•Sistem :: sekumpulan elemen yang saling berintegrasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu
•Informasi :: data yang telah diproses menjadi bentuk/nilai yang bermanfaat bagi penerima
•Akutansi :: proses mancatat,mengklasifikasi dan mengolah data,transaksi yang berhubungan dengan keuangan agar mudah dimengerti untuk pengambilan keputusan.
Maka SIA :: Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu kumpulan struktur dan prosedur berbasis teknologi informasi yang bekerja bersama dengan tujuan untuk mengubah data-data keuangan menjadi informasi keuangan yang berguna bagi stakeholder.

b). alasan pentingnya SIA !!
•Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
•SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
•Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan

c). peran SIA dalam rantai nilai (value chain)
Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:

•Inbound logistics : terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
•Operasi (operations) : aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.
•Outbond logistics : aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.
:Pemasaran dan penjualan : mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
•Pelayanan (service) : memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan.


d). SIA dan strategi korporat
Ada 2 strategi dasar bisnis yang dapat diikuti oleh perusahaan, berdasarkan argumentasi seorang professor bisnis di Harvard, Michael Porter. yaitu :

•Strategi diferensiasi produk memerlukan penambahan beberapa fitur atau pelayanan atas produk Anda yang tidak diberikan oleh para pesaing. Dengan melakukan hal ini, perusahaan akan dapat menetapkan harga premium ke para pelanggannya.

•Strategi biaya rendah (low-cost) memerlukan perjuangan untuk menjadi penghasil suatu produk atau jasa yang paling efisien.
Kesimpulan :
Bahwa sistem informasi akutansi sangat diperlukan dalam pengambilan suatu keputusan sebuah perusahaan dan agar dapat mengembangkan perusahaan menjadi terorganisir dengan baik.

Referensi :: recca-super.blogspot.com
www. google.co.id

Jumat, 29 April 2011

cara membuat kue bolu kukus

Kue Bolu Kukus

Bahan :
 200 gr repung terigu
 200 gr gula pasir
 2 butir telur
 1 sdt coklat pasta
 1 sdt TBM
 160 cc air / santan
 Vanili secukupnya

Caranya :

 Kocok telur,gula dan TBM sampai putih,lalu masukan ½ bagian air.
 Masukan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk,setelah itu masukan Vanili dan sisa air
 Sisakan sedikit adonan dan campurkan dengan coklat untuk hiasan.
 Masukan adonan ke dalam cetakan bolu kukus yang sudah diberi alas kertas roti,atasnya ditaruh adonan yang berwarna coklat kemudian kukus selama 10 menit (dengan catatan dikukus dalam keadaan air meendidih.

…Semoga sukses…

Senin, 25 April 2011

Dasar - Dasar Pemrosesan Komputer

ARSITEKTUR KOMPUTER
• Central Processing Unit (CPU) mengendalikan semua unit sistem komputer dan mengubah input menjadi output.
• Unit pengendalian (control unit) membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem.
• Misalnya prosesor dan arithmetic and logic unit (ALU) merupakan tempat berlangsungnya operasi perhitungan logika serta mengolah isi penyimpanan primer.
• Penyimpanan sekunder menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak digunakan.
Unit Input
1. KEYBOARD
Memasukkan data dengan cara menekan tombol- tombol yang tepat, mirip mesin ketik yang sebagian besar dilengkapi dengan tombol tambahan.
2. ALAT PENUNJUK
• Mouse, suatu alat kecil & ringan yg memiliki suatu bola kecil dibawahnya & memiliki 1, 2 atau 3 tombol di atasnya dihubungkan ke komputer dengan suatu kabel halus.
• Trackball, suatu alat penunjuk dimana menggerakkan kursor dgn cara memutar bola tanpa memindahkan seluruh alat tsb.
• Touch screen, memasukkan data, instruksi hanya dengan menyentuh satu lokasi dilayar dengan menggunakan jari atau objek tidak transparan lain.
• Light pen, untuk menunjuk pada layar.
• Unit remote control.
3. ALAT PEMBACA OPTIS
Membaca data dengan menyinari suatu sinar terang diatas data photoelectric disebelah unit pembaca optis (scanner).
4. ALAT PEMBACA MAGNETIK
5. BERBICARA PADA KOMPUTER
• Pengenal suara jenis speaker independent system dimana proses pengenalannya didasarkan pada bagaimana kita berbicara dari pada apa yang dikatakan.
• Teknik inipun mampu mengenal pemakai yang berbicara dalam bahasa apapun.
PEMROSESAN PUSAT dan PENYIMPANAN PRIMER
• Penyimpanan komputer (computer storage) ada dua bentuk dasar yaitu primer dan sekunder.
• Penyimpanan primer biasanya disebut main memori.
• Tehnologi IC utk menyediakan random access memori (RAM) yg digunakan utk menyimpan perangkat lunak dan data
• Read Only Memori (ROM) untuk menyimpan material seperti intruksi pada saat komputer dinyalakan dan cache memori.
UNIT OUTPUT
Bentuk akhir dari pemrosesan komputer adalah beberapa bentuk output dan menampilkan pilihan, yaitu : yang dicetak, grafik, mikrofilm, kartu berlubang, dan yang diucapkan.
♥ Output yang ditampilkan
• Peralatan output yg paling terkenal dgn pemakai akhir (end user) adalah Display Screen yg disebut CRT yg dikemas dgn keyboard.
• Kelemahan dari layar tampilan yaitu : ketidak mampuan untuk menghasilkan kopi pada kertas, yang disebut Hard copy.
♥ Output yang Di Cetak
• Peralatan output yang disebut printer menghasilkan hard copy.
♥ Output Grafik
• Beberapa pemakai komputer pertama, seperti insinyur dan arsitek perlu untuk menghasilkan output grafik.
• Peralatan khusus yg disebut plotter yg disambungkan dgn CPU ataupun beroperasi secara offine, dpt menghasilkan output grafik pd ukuran normal atau pd kertas yg besar.
♥ Output Mikrofilm
• Komputer dapat menggunakan unit Computer Output Microfilm (COM) untuk menciptakan microfilm ataupun microfiche.
• Mikrofilm viewer offine khusus digunakan untuk menampilkan dokumen yang difilmkan tersebut.
• Microfilm printer dpt digunakan untuk menghasikan hard copy.
♥ Output Kartu Berlubang
• Beberapa konfigurasi komputer yang lebih besar menerapkan card punch unit yang membuat kartu berlubang.
♥ Output Audio
• Audio response unit dapat menentukan kata yang sebelumnya terekam untuk membentuk output komputer dapat didengar, sehingga bisa ditransmisikan ke seluruh saluran komunikasi.
PERANAN PERALATAN I/O DALAM PEMECAHAN MASALAH
• Peralatan input dan output penting bagi manager terutama dalam memberikan komunikasi antara manager dengan komputer.
• Peralatan input, seperti unit MICR dan OCR memberikan cara untuk memasukkan data kedalam database, baik ketika terjadi transaksi atau tak lama kemudian.
• Banyak unit output yang digunakan dalam pemecahan masalah secara tidak langsung.
• Manager akan meminta anggota staf untuk mengumpulkan informasi dari rekaman microfilm dan kemudian menampilkan ringkasannya dalam bentuk laporan tertulis.